Skip to content

322 Mahasiswa FTIK IAIN Ponorogo Ikuti Yusidium Program Sarjana Semester Gasal Tahun Akademik 2022/2023

Di penghujung berakhirnya semester gasal tahun akademik 2022/2023, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (FTIK IAIN) Ponorogo menggelar Yudisium Program Sarjana pada Jumat (25/11/2022). Kegiatan yang dilaksanakan di Graha Wathoe Dhakon ini dihadiri oleh pejabat di lingkungan IAIN Ponorogo, seluruh pimpinan dan penjabat di lingkungan FTIK serta beberapa tamu undangan dari unsur dosen.

Yudisium adalah proses yang menyangkut penerapan nilai dan kelulusan mahasiswa dari seluruh proses akademik dan dimaknai sebagai tanda bahwa mahasiswa telah menyelesaikan studinya. Prosesi yudisium kali ini diikuti oleh 322 mahasiswa dengan rincian sebagai berikut: 98 mahasiswa dari jurusan PAI, 64 mahasiswa dari jurusan PBA, 35 mahasiswa dari jurusan PGMI, 18 mahasiswa dari jurusan PIAUD, 31 mahasiswa dari jurusan MPI, 13 mahasiswa dari jurusan Tadris IPA, 15 mahasiswa dari jurusan Tadris IPS dan 48 mahasiswa.dari jursan Tadris Bahasa Inggris.

Acara dimulai dengan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan tentang Lulusan Terbaik Program Sarjana (S1) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan oleh Kepala Bagian Tata Usaha FTIK, Ibnu Tahdam Saifullah, S.Ag. Lulusan terbaik dari jurusan PAI diraih oleh Hidayatul Maghfiroh dengan IPK 3,74; lulusan terbaik dari jurusan PBA diraih oleh Arga Wildan Nugroho dengan IPK 3,77; lulusan terbaik dari jurusan PGMI diraih oleh Umi Miftahul Zanah dengan IPK 3,72; lulusan terbaik dari jurusan TBI diraih oleh Luthfiah Khairatun Nisaatul Wahidah dengan IPK 3,73; lulusan terbaik dari jurusan PIAUD diraih oleh Zahwa Ainaya Alfatikhah dengan IPK 3,67; lulusan terbaik dari jurusan MPI diraih oleh Kholifatus Solikah dengan IPK 3,72; lulusan terbaik dari jurusan dari jurusan Tadris IPA diraih oleh Chositta Maratu Zahra dengan IPK 3,70 dan lulusan terbaik dari jurusan Tadris IPS diraih oleh Yunida Dewi Arianti dengan IPK 3,69.

Dekan FTIK, Dr. H. Moh. Munir, Lc. M.Ag. dalam sambutannya menyatakan bahwa pemilihan tanggal pelaksanaan yudisium kali ini bertepatan dengan peringatan hari guru nasional yang jatuh pada tanggal 25 November. Pemilihan tanggal tersebut merupakan sebuah bentuk doa supaya mahasiswa yang di yudisium kali ini dapat berkiprah menjadi tenaga pendidik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas di masa yang akan datang. Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa dengan mengikuti prosesi yudisium mahasiswa sudah berhak dan sah untuk menyematkan gelar sarjana pendidikan (S.Pd) di belakang namanya masing-masing.

Mengakhiri sambutannya beliau menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh mahasiswa yang di yudisium kali ini. Pertama, untuk bersyukur kepada Allah Swt atas nikmat dan karunia yang diberikan serta mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua, guru-guru, dosen-dosen dan semua orang yang telah berjasa kepada mereka. Kedua, untuk menjaga nama baik almamater IAIN Ponorogo dimanapun berada, serta tampil sebagai sosok Sarjana Pendidikan Islam yang baik, beretika, bermartabat dan berakhlakul karimah yang mampu menjadi perekat umat.

Selepas sambutan, acara pada hari ini dilanjutkan dengan membuat konten bersama dengan seluruh peserta yudisium, pimpinan dan pejabat di lingkungan FTIK serta tamu undangan dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr. H. Agus Tri Cahyo, M.A.

 

Reporter : Maulida Novi Rahmawati & Levi Nur Alfiah
Editor : Abdul Kholiq
Foto : Tim Media FTIK IAIN Ponorogo